Tahapan Imunisasi Bayi

Bagaimana jika bayi telat imunisasi?

Jika telat beberapa hari dari jadwal, segera konsultasi ke dokter. Biasanya dokter akan menganjurkan anak untuk melakukan vaksinasi susulan. Hal ini juga berlaku apabila telat atau melewatkan vaksinasi yang harus anak dapatkan dalam satu rangkaian, misalnya polio.

Imunisasi apa saja yang wajib untuk bayi?

Berikut ini jadwal imunisasi dasar untuk anak yang perlu diketahui orangtua:

  • Imunisasi Hepatitis B (HB-O) untuk bayi yang usianya kurang dari 24 jam.
  • Imunisasi BCG, Polio 1 untuk bayi usia satu bulan.
  • Imunisasi DPT-HB-Hib, Polio 2 untuk bayi usia dua bulan.
  • Imunisasi DPT-HB-Hib 2, Polio 3 untuk bayi usia tiga bulan.
  • Kapan imunisasi bayi baru lahir?

    Untuk imunisasi dasar lengkap, bayi berusia kurang dari 24 jam diberikan imunisasi Hepatitis B (HB-0), usia 1 bulan diberikan (BCG dan Polio 1), usia 2 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 1 dan Polio 2), usia 3 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 2 dan Polio 3), usia 4 bulan diberikan (DPT-HB-Hib 3, Polio 4 dan IPV atau Polio suntik),

    Berapa lama reaksi vaksin DPT?

    Imunisasi DPT kemungkinan akan menimbulkan imunisasi, antara lain: demam ringan, muncul bengkak di bekas suntikan, kulit di bekas suntikan menjadi merah dan terasa sakit, anak terlihat lelah, dan menjadi rewel. Efek samping ini umumnya terjadi dalam satu sampai tiga hari setelah anak menerima imunisasi.

    Vaksin MR untuk usia berapa?

    Imunisasi MR diberikan pada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama masa kampanye. Imunisasi MR masuk ke dalam jadwal imunisasi rutin segera setelah masa kampanye berakhir, diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan dan anak kelas 1 SD/sederajat tanpa dipungut biaya.

    Berapa kali imunisasi pada bayi?

    Imunisasi wajib ini diberikan sebanyak 4 kali dengan jadwal pemberian berturut-turut pada bayi di usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan dosis pemberian terakhir ketika usia anak 18 bulan.

    Dpt 2 disuntik dimana?

    Sebaiknya, penyuntikan dilakukan pada paha atas bagian depan. Dosis vaksin DPT untuk satu anak adalah 0.5 ml. Penyuntikan vaksin di area bokong perlu dihindari karena berisiko menyebabkan saraf luka dibagian tersebut. Suntikan pun tidak boleh diberikan didalam kulit karena meningkatkan reaksi lokal pada kulit.

    Baca Juga :  Mengapa Olahraga Yang Baik Dilakukan Di Pagi Hari

    Untuk apa vaksin DPT?

    Imunisasi dasar DPT bermanfaat menekan risiko terserang penyakit-penyakit tersebut. Bila tubuh telah menerima vaksin DPT, daya tahannya akan lebih kuat ketika ada bakteri penyebab difteri, pertusis, dan tetanus yang masuk ke tubuh. Dengan demikian, potensi penularan ke orang lain juga dapat ditekan.

    Mengapa ada perbedaan waktu pemberian imunisasi pada anak?

    Kendati di usia bayi imunisasinya sudah lengkap, bukan berarti di usia ini si kecil sudah aman dari ancaman penyakit. Itulah mengapa ada imunisasi yang harus diulang, disamping imunisasi lanjutan. Imunisasi akan memberikan antibodi bagi anak.

    Apakah anak pilek tidak boleh di imunisasi?

    Saat bayi sedang sakit ringan seperti batuk pilek, diperbolehkan tetap imunisasi. Bayi imunisasi saat batuk pilek ringan tetap boleh berjalan, kecuali jika bayi sangat rewel dan demam, maka imunisasi dapat ditunda satu hingga dua minggu kemudian, ini menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia.

    Bolehkah Imunisasi DPT 3 Terlambat?

    Imunisasi DPT diberikan 3 kali sebagai imunisasi dasar dan imunisasi ulangan 1 kali (interval 1 tahun setelah DPT 3). Jika imunisasi DPT terlambat diberikan, tidak perlu mengulang dari awal, melainkan bisa langsung dilanjutkan.

    Apa nama imunisasi 24 bulan?

    Saat menginjak usia 18-24 bulan merupakan waktu diberikannya vaksin DTP-4. Vaksin campak dosis pertama diberikan pada usia 9 bulan, dilanjutkan vaksin kedua (imunisasi lanjutan) pada usia 24 bulan. Vaksin kedua ini tidak perlu diberikan apabila pada usia 15 bulan Si Kecil telah mendapatkan vaksin MMR.

    Apa efek samping dari imunisasi?

    efek samping

  • Memar dan memerah pada area tubuh yang disuntik;
  • Anak menjadi lebih rewel dan mudah menangis;
  • Demam ringan;
  • Sulit tidur.
  • Apakah setelah imunisasi DPT selalu demam?

    Tidak semua imunisasi akan menyebabkan demam, tetapi imunisasi DPT kemungkinan besar akan menimbulkannya.

    Berapa lama panas setelah imunisasi DPT 1?

    Hal ini biasanya muncul setelah anak mendapatkan vaksin-vaksin tertentu, seperti vaksin campak, vaksin DPT dan vaksin meningitis B. Demam setelah imunisasi umumnya muncul 24 jam setelah vaksin diberikan dan berlangsung sekitar 1–2 hari.

    Baca Juga :  Berapa Jumlah Gigi Susu

    Apa yang harus dilakukan setelah imunisasi DPT?

  • Temani Si Kecil.
  • Kenakan Pakaian yang Longgar.
  • Pastikan Tetap Terhidrasi.
  • Jaga Ruangan Tetap Sejuk.
  • Berikan Obat Penurun Demam.
  • Kapan vaksin MR dan MMR diberikan?

    Centers for Disease Control And Prevention merekomendasikan vaksin MR dan MMR dapat diberikan mulai dari anak berusia 12-15 bulan untuk dosis pertama dan usia 4-6 tahun untuk dosis kedua. Gondongan adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh virus.

    Sudah vaksin MR Perlukah vaksin MMR?

    Program vaksin MR menjadi prioritas Pemerintah Indonesia sebagai wujud upaya pengendalian campak dan rubella, lantaran bahaya komplikasinya yang berat dan mematikan. Oleh sebab itu, anak yang telah mendapat imunisasi vaksin MMR masih perlu mendapat vaksin MR untuk memberikan kekebalan penuh.

    Berapa harga imunisasi MR?

    Sementara untuk vaksin MR, harganya berkisar Rp450.000 dan vaksin MMR berkisar antara Rp400.000 hingga Rp475.000.

    Imunisasi 3 bulan disuntik dimana?

    Suntikan ini dilakukan melalui rute intramuskuler, yakni ke dalam lapisan otot. Pada bayi dan anak kecil, lokasi penyuntikan yang sering dipilih adalah di otot vastus lateralis, yakni pada area paha. Sedangkan, pada anak yang lebih besar, penyuntikan bisa juga dilakukan di otot deltoid pada lengan bagian atas.

    Imunisasi bayi 2 bulan disuntik dimana?

    Bayi berumur 2 bulan yang akan diberikan vaksin DPT/HB 1, polio 2 bisa dilakukan saat posyandu atau di rumah sakit atau bidan. Bayi berumur 3 bulan yang akan diberikan vaksin DPT/HB 2, Polio 3 bisa dilakukan saat posyandu atau di rumah sakit atau bidan.

    Apakah imunisasi di Puskesmas bayar?

    Dalam rangka menghemat pengeluaran, Anda dapat menggunakan BPJS Kesehatan untuk imunisasi di posyandu atau puskesmas agar mendapatkan biaya gratis. Imunisasi yang dapat diperoleh secara gratis di puskesmas dan posyandu meliputi imunisasi BCG, Hepatitis B, Polio, DPT, dan Campak.

    Kapan dpt 2 diberikan?

    Vaksin DPT diberikan secara bertahap. Dosis pertama diberikan saat anak berusia 2 bulan, suntikan kedua pada usia 4 bulan, serta suntikan ketiga pada usia 6 bulan.

    Kenapa suntik DPT di paha?

    Imunisasi DPT diberikan dengan rute intramuskuler. Biasanya, dokter akan memilih area paha karena massa ototnya lebih besar.

    Baca Juga :  Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Usg

    Mengapa Bayi rewel setelah imunisasi DPT?

    Pasalnya, setelah imunisasi Si Kecil kerap menjadi rewel atau menangis tanpa henti, sehingga membuat orang tua jadi khawatir. Sebenarnya kondisi rewel pada anak setelah imunisasi sangatlah wajar. Hal ini diakibatkan vaksin telah bekerja dan sedang membangun antibodi.

    Berapa harga vaksin DPT?

    Namun secara umum, rentang harga imunisasi DPT sekitar Rp135 ribu sampai Rp300 ribu sekali suntikan.

    Apa yang tidak boleh dilakukan setelah imunisasi?

    Namun, berikut ini ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah imunisasi:

  • Jangan Berikan Obat Pencegahan Kepada Bayi.
  • 2. Jangan Mengoleskan Salep atau Tambalan ke Tempat Suntikan.
  • 3. Berikan Obat Sesuai Dosis.
  • Membiarkan Bayi Menangis Tak Henti.
  • Campak lanjutan umur berapa?

    Anak menerima vaksin campak secara terpisah sebanyak 3 kali, yakni saat berumur 9 bulan dan diulangi pada usia 24 bulan dan 6 tahun. Khusus buat yang mendapat imunisasi anak MR/MMR saat berumur 15 bulan, pemberian vaksin tetap 3 kali, tapi yang terakhir adalah ketika umurnya 5-6 tahun.

    Dimana tempat untuk imunisasi?

    Anda bisa melakukan imunisasi, baik itu di puskesmas, posyandu, rumah sakit, dan klinik / tempat praktek dokter anak.

    Apa bedanya imunisasi mahal dan murah?

    Menurut dr Herwina Bramantya SpA, dasarnya tak ada perbedaan kualitas antara vaksin yang mahal dan murah. Mutunya tetap sama, hanya kemasan yang berbeda. Sebab, biasanya, vaksin yang mahal adalah vaksin impor yang tidak disubsidi. Sedangkan vaksin murah merupakan vaksin produksi Indonesia.

    Anak yang tidak diimunisasi memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena komplikasi yang dapat menyebabkan kecacatan pada bayi bahkan kematian. Ini karena tubuhnya tidak mendapatkan kekuatan dari sistem pertahanan khusus yang bisa mendeteksi jenis-jenis penyakit berbahaya tertentu.

    Imunisasi DPT kemungkinan akan menimbulkan imunisasi, antara lain: demam ringan, muncul bengkak di bekas suntikan, kulit di bekas suntikan menjadi merah dan terasa sakit, anak terlihat lelah, dan menjadi rewel. Efek samping ini umumnya terjadi dalam satu sampai tiga hari setelah anak menerima imunisasi.


    Leave a Reply 0

    Your email address will not be published. Required fields are marked *