Peraturan Tentang Apar

Apa Permen yang mengatur tentang APAR?

Penempatan Tabung Pemadam / APAR (Alat Pemadam Api Ringan) diatur dalam Permenakertrans RI No 4/MEN/1980 tentang Syarat-syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan. Persyaratan tersebut antara lain : Mudah dilihat, diakses dan diambil serta dilengkapi dengan tanda pemasangan APAR / Tabung Pemadam.

Berapa bulan sekali pengecekan apar?

APAR harus diperiksa 2 kali setahun, yaitu dalam jangka waktu 6 bulan dan 12 bulan.

Bagaimana prosedur pemasangan dan penempatan APAR?

  • Tempatkan APAR di tempat yang mudah diakses dan tidak terhalang oleh bendabenda lain.
  • Pasang APAR pada dinding, minimal 15 cm dari atas lantai atau idealnya 125 cm dari atas lantai.
  • Lengkapi dengan tanda APAR yang dapat dipasang tepat di atas APAR.
  • Kapan waktu masa pemeliharaan tabung alat pemadam api ringan?

    Alat pemadam api ringan atau sering disebut APAR, membutuhkan perhatian secara khusus. Agar alat pemadam api ini dapat bekerja secara optimal. Sehingga, dibutuhkan perawatan secara berkala dalam masa tertentu. Biasanya perawatan dapat dilakukan secara rutin setiap satu bulan, tiga bulan atau enam bulan sekali.

    Bagaimana perawatan APAR yang benar?

  • Melakukan perawatan secara teratur.
  • Pastikan Anda memeriksa bagian leher.
  • Melakukan pemeriksaan pada jarum tekanan.
  • Hindarkan tabung dari sinar matahari langsung.
  • Pastikan bracket terkait dengan sempurna pada dinding.
  • Memastikan apakah roda bisa berfungsi.
  • Pastikan APAR berada di kondisi yang baik.
  • Berapa jarak APAR dengan titik api?

    Pegang tuas APAR dan tekan lever. Dekati api searah dan jangan melawan arah angin, kemudian berhentilah pada posisi kira-kira 3 meter dari titik api. Mengapa harus searah dengan arah angin, hal ini agar tidak terjadi pembalikan arah panas maupun semburan dari sumber api.

    Baca Juga :  Ganti Aki Mobil Berapa Lama

    Berapa lama masa berlaku APAR?

    Menurut Sugeng, idealnya dilakukan pergantian atau diisi ulang setiap satu tahun sekali. “APAR bisa bertahan hingga tiga tahun jika disimpan di tempat yang kering,” ujar Sugeng saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

    Berapa lama pengisian apar?

    Untuk APAR jenis powder memiliki masa berlaku 1 tahun sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 4 Tahun 1980 pasal 18 ayat 1a. Setiap APAR dengan bahan isi jenis dry chemical powder atau bubuk kimia kering harus diisi ulang / direfill setiap tahun walaupun belum dipakai memadamkan api / kebakaran.

    Kapan Isi Ulang Apar?

    Menurut lampiran ke 2 hal 2 perundangan K3 terbitan Disnaker cetakan tahun 2016, masa kadaluarsa dan isi ulang APAR powder maksimal adalah 5 tahun. Namun, masa kadaluarsa ini bisa lebih cepat jika ada faktor-faktor eksternal yang mempercepat penggumpalan atau rusaknya powder dalam tabung.

    Untuk memastikan apakah APAR masih dapat berfungsi dengan normal maka hal yang perlu di periksa adalah?

    Untuk APAR tipe cartridge, cara mengecek yang benar adalah dengan membuka threaded pada leher tabung lalu periksa segelnya. Jika masih utuh, pasang kembali seperti semula. Jika segel telah terlepas ataupun putus karena khawatir telah digunakan, maka untuk memastikannya dengan membuka selang valve.

    Berapa lama kah alat pemadam api diperiksa dan sebutkan pemeriksaan meliputi apa saja?

    Regulasi Peraturan Pemeliharaan APAR

  • PASAL 11. (1) Setiap alat pemadam api ringan harus diperiksa 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu: a. pemeriksaan dalam jangka 6 (enam) bulan; b. pemeriksaan dalam jangka 12 (dua belas) bulan;
  • PASAL 12.
  • PASAL 13.
  • Bagaimana ketentuan penempatan APAR dalam suatu ruangan?

    Posisi APAR harus terletak di area yang tidak dihalangi oleh benda-benda lain sehingga lebih mudah diakses. Tempatkan atau pasang APAR pada dinding dengan jarak sekitar 125 cm dari atas lantai atau minimal jarak sekitar 15 cm dari atas lantai. Jangan lupa pasang tanda APAR di atas APAR ketika selesai dipasang.

    Baca Juga :  Apa Fungsi Lampu Hazard

    Apa penyebab kebakaran kelas c?

    Kebakaran Kelas C merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh Instalasi Listrik yang bertegangan. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas C adalah APAR jenis Karbon Diokside (CO2) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).

    Yang termasuk langkah langkah penggunaan apar dikenal dengan istilah Pass?

    Karena, APAR dapat menyelamatkan nyawa dan investasimu, setidaknya pada saat kebakaran masih pada skala kecil. Dalam penggunaan APAR dikenal istilah PASS. PASS merupakan singkatan dari Pull, Aim, Squeeze dan Sweep. Atau jika dijabarkan: Pull the pin in the handle.

    Apa tujuan dari pemasangan APAR?

    APAR (Alat Pemadam Api Ringan) atau fire extinguisher adalah alat yang digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil.

    Apa saja komponen APAR?

    Berikut bagian – bagian APAR yang perlu diketahui.

  • Tabung. Spare part yang terbuat dari bahan berkualitas tinggi baja paduan dan banyak diterapkan dalam kimia, metalurgi, mekanik.
  • Valave/ Katup.
  • Handle.
  • Pressure.
  • 5.Hose/ Selang.
  • Nozzle.
  • Sabuk Tabung.
  • Pin Penaman.
  • Langkah langkah menggunakan pemadam api?

  • Tarik kunci pengaman atau segel.
  • Pegang bagian ujung selang dan arahkan ujung selang ke sumber api.
  • Tekan tuas.
  • Kibaskan ujung selang pada sumber api secara perlahan sampai api padam.
  • Coba sebutkan dan jelaskan langkah langkah cara APAR?

  • Tarik/Lepas Pin pengunci tuas APAR / Tabung Pemadam.
  • Arahkan selang ke titik pusat api.
  • Tekan tuas untuk mengeluarkan isi APAR / Tabung Pemadam.
  • Sapukan secara merata sampai api padam.
  • Pengecekan dilakukan dalam periode 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan atau paling lambat 12 bulan sekali. Pengecekan APAR berfungsi untuk memastikan alat pemadam kebakaran dalam kondisi siap digunakan.

    Alat pemadam api ringan atau sering disebut APAR, membutuhkan perhatian secara khusus. Agar alat pemadam api ini dapat bekerja secara optimal. Sehingga, dibutuhkan perawatan secara berkala dalam masa tertentu. Biasanya perawatan dapat dilakukan secara rutin setiap satu bulan, tiga bulan atau enam bulan sekali.

    Baca Juga :  Ukuran Foto 8rp Berapa Cm

    Leave a Reply 0

    Your email address will not be published. Required fields are marked *