Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Jengkol

Apa efek makan jengkol?

Biasanya setelah terlalu banyak makan jengkol, gejala yang akan terjadi yaitu gangguan pencernaan seperti nyeri perut, mual, diare, muntah, nyeri saat buang air kecil, dan adanya darah pada urine. Selain gejala tersebut, jengkol juga bisa berpengaruh pada gangguan ginjal.

Bolehkah hamil muda makan jengkol dan pete?

Menurut dr.Ameetha Drupadi, ibu hamil boleh saja mengonsumsi jengkol dan petai. Sedangkan jengkol bisa menyebabkan keracunan jika kita terlalu banyak mengonsumsinya. Makanan ini mengandung asam jengkolat (djenkolic acid) yang bila mengendap dapat membentuk kristal berujung runcing.

Ibu hamil muda bolehkah makan jengkol?

Jawabannya, boleh asal tidak terlalu banyak, cukup tidak lebih dari 100 gram. Bila ibu lihat dari daftar di atas, kandungan fosfor dan kalsium dalam 100 gram jengkol cukup tinggi.

Penyakit apa saja yang tidak boleh makan jengkol?

Berikut bahaya mengonsumsi jengkol terlalu banyak:

  • Gangguan Pencernaan. Umumnya, seseorang akan menunjukkan gejala keracunan jengkol pada 5-12 jam setelah mengonsumsi jengkol.
  • Penyakit Ginjal. Terlalu banyak memakan jengkol bisa menyebabkan penyakit ginjal, meski kasusnya jarang.
  • 3. Bau Mulut.
  • Apakah benar penderita darah tinggi tidak boleh makan jengkol?

    Faktanya setelah dilakukan penelusuran, dilansir dari health.detik.com, Dr. Tunggul D.Situmorang,SpPD,KGH, Konsultan ginjal dan hipertensi dari PAPDI (Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia) mengatakan bahwa jengkol dan petai boleh saja dikonsumsi, akan tetapi jengkol dan petai tidak serta merta berkhasiat untuk

    Makanan apa saja yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil?

  • Ikan yang tinggi merkuri. Ikan dan hewan perairan (seafood) lainnya adalah sumber protein dan kaya asam lemak omega-3.
  • Sushi.
  • Steak setengah matang.
  • 4. Telur setengah matang.
  • Susu mentah.
  • 6. Terlalu banyak jeroan.
  • 7. Terlalu banyak kafein.
  • Alkohol.
  • Baca Juga :  Mengapa Bayi Cegukan

    Bolehkah ibu hamil trimester 3 makan jengkol?

    Pada umumnya makan jengkol bagi ibu hamil boleh-boleh saja asal sesuai dengan aturan dan tidak berlebihan. Justru jengkol mempunyai serat yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan serta sebagai pencegahan terjadinya sembelit atau konstipasi saat trimester akhir dari kehamilan tersebut.

    Pete bagus apa tidak buat ibu hamil?

    Petai boleh dikonsumsi saat hamil. Kandungan yang ada dalam petai memberikan manfaat bagi kesehatan ibu hamil dan janin. Pasalnya kandungan amonia yang relatif tinggi pada petai akan berdampak pada sulitnya proses penyaringan di dalam tubuh sehingga kerja ginjal juga akan meningkat.

    Bolehkah ibu hamil makan mie instan?

    Makan Mie Instan Saat Hamil Muda

    Jawabannya sebenarnya, boleh-boleh saja. Hanya, frekuensinya yang harus dikurangi. Pada ibu hamil muda atau tua tidak diperkenan konsumsi mie instan berlebihan sebab makanan ini memiliki kandungan garam yang tinggi dan bisa menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

    Pete apakah baik untuk ibu hamil?

    Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pete sebenarnya boleh dikonsumsi oleh ibu hamil asalkan tidak dikonsumsi telalu banyak. Berikut beberapa manfaat yang ibu hamil dapatkan dari mengonsumsi pete: Sumber energi yang baik.

    Pada kenyataannya, belum ada penelitian pasti yang melarang ibu hamil untuk mengonsumsi jengkol dan petai. Oleh sebab itu, ibu hamil boleh saja memakan kedua makanan tersebut asal tidak berlebihan. Sebenarnya, ibu hamil tidak diperbolehkan memakan makanan mentah karena dapat meningkatkan risiko infeksi.

    Berikut bahaya mengonsumsi jengkol terlalu banyak:

  • Gangguan Pencernaan. Umumnya, seseorang akan menunjukkan gejala keracunan jengkol pada 5-12 jam setelah mengonsumsi jengkol.
  • Penyakit Ginjal. Terlalu banyak memakan jengkol bisa menyebabkan penyakit ginjal, meski kasusnya jarang.
  • 3. Bau Mulut.

  • Leave a Reply 0

    Your email address will not be published. Required fields are marked *