Apa Arti Papsmear

Apa itu manfaat pap smear?

Direkomendasikan wanita berusia di atas 21 tahun menjalani pap smear setiap satu hingga tiga tahun sekali. Tujuannya adalah mendeteksi dini potensi kanker serviks yang dipicu oleh infeksi virus human papillomavirus (HPV). Virus ini bisa menular lewat kontak kulit atau kontak seksual.

Penyakit apa saja yg bisa di tes dengan pap smear?
Pap smear adalah prosedur untuk mendeteksi kanker leher rahim (serviks) pada wanita. Pap smear juga dapat menemukan sel-sel abnormal (sel prakanker) di leher rahim yang dapat berkembang menjadi kanker. Pap smear dilakukan dengan mengambil sampel sel di serviks.

Apa yg dimaksud dengan Papsmear?

Di sinilah pentingnya pemeriksaan Pap smear secara berkala, agar kelainan sel di leher rahim yang berisiko menjadi sel kanker dapat terdeteksi sejak di dini. Pap smear adalah prosedur pengambilan dan pemeriksaan sampel sel dari leher rahim, untuk melihat ada tidaknya kelainan yang dapat mengarah kepada kanker serviks.

Berapa kali melakukan pap smear?

Usia 21 hingga 29 tahun: Sebagian besar pedoman sebuah provinsi merekomendasikan bahwa jika seseorang wanita berusia setidaknya 21 tahun dan aktif secara seksual, harus melakukan pemeriksaan pap smear setiap tiga tahun. Usia 30 hingga 69 tahun: Seorang wanita sebaiknya melakukan pemeriksaan pap smear setiap tiga tahun.

Pendarahan seperti apa tanda kanker serviks?

Pendarahan dengan Volume Darah yang Sangat Banyak

Pendarahan yang tidak normal merupakan gejala awal pada pengidap kanker serviks. Pendarahan ini dapat terjadi pada periode menstruasi atau pada wanita yang telah memasuki masa menopause. Bahkan, pendarahan ini dapat terjadi saat berhubungan seksual.

Tes IVA positif harus bagaimana?

Sementara itu, jika hasil tes IVA menunjukkan hasil positif, hal yang harus Anda lakukan adalah melakukan pemeriksaan lanjutan untuk kanker serviks. Pasalnya, Anda juga perlu mengetahui stadium kanker serviks yang dialami.

Baca Juga :  Kapulaga Untuk Masak Apa

Apakah penyakit kanker serviks dapat disembuhkan?

Lalu, bisakah kanker serviks disembuhkan?” Halodoc, Jakarta - Ternyata, bisa. Meski penanganan kanker serviks bisa dikatakan sangat kompleks dan tidak mudah, tetapi pengidap kanker ini tetap memiliki peluang kesembuhan yang tinggi apabila terdeteksi sejak dini.

Semua rumah sakit menyediakan layanan pap smear melalui dokter kandungan. Puskesmas terdekat dengan tempat tinggal pun sudah menyediakan layanan ini dengan alat yang sesuai standar WHO.

Usia 21 hingga 29 tahun: Sebagian besar pedoman sebuah provinsi merekomendasikan bahwa jika seseorang wanita berusia setidaknya 21 tahun dan aktif secara seksual, harus melakukan pemeriksaan pap smear setiap tiga tahun. Usia 30 hingga 69 tahun: Seorang wanita sebaiknya melakukan pemeriksaan pap smear setiap tiga tahun.

About tissa

Check Also

Penggunaan Pupuk Buatan Secara Berlebihan Dapat Mengakibatkan

Apa akibat dari penggunaan pupuk secara berlebihan? Pemberian pupuk berlebihan bisa mempengaruhi tanah maupun media …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *